5 Hal Yang Harus Anda Ketahui tentang Museum Monumen Yogya Kembali

museum monumen yogya kembali

Museum monumen yogya kembali atau biasa disingkat dengan Monjali adalah salah satu tempat wisata di Jogja yang sarat akan nilai historis, namun sering terabaikan oleh para wisatawan dari luar kota, padahal tempat ini adalah bukti bahwa Yogyakarta yang saat itu berhasil memukul mundur pihak Belanda yang pada saat itu pimpin oleh panglima besar jendral Sudirman.

Jika Anda dan keluarga atau kerabat mempunyai rencana untuk berlibur ke daerah Yogyakarta, jangan lupakan tempat yang satu ini ya. tempat yang satu ini memang bukan tempat wisata modern dengan segala kecanggihan teknologinya, juga bukan tempat wisata alam dengan segala keindahannya.

Museum Monumen Yogya kembali ini adalah tempat dimana kita bisa mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Negara tercinta kita ini.

Tempat wisata satu ini adalah tempat dimana kita bisa belajar kembali dari orang terdahulu tentang memperjuangkan hak kita meski dengan keterbatasan.

Tempat wisata satu ini adalah tempat dimana akan menumbuhkan kembali jiwa patriot kita. Tempat wisata itu  bernama Museum monumen yogya kembali atau biasa disebut dengan monjali.

Ada beberapa hal yang wajib Anda ketahui tentang museum monjali ini. Berikut kami telah merangkumnya untuk Anda.

5 HAL YANG HARUS ANDA KETAHUI TENTANG MUSEUM MONUMEN YOGYA KEMBALI:

1. Dibangun pada tanggal 29 juni 1985.

Peletakan batu pertama di lakukan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII dan baru di resmikan pada tanggal 5 juli 1989 oleh Presiden saat itu yaitu Soeharto.

Arsitektur monumen Yogya kembali menggambarkan sebuah gunung kecil dengan segala implikasi simboliknya yang mengambil dari kekayaan dari tradisi lokal berupa Candi atau Mandira.

2. Terhubung langsung dengan gunung merapi.

Dalam konsep tersebut, dapat disimpulkan menjadi sebuah gambaran gunung kecil ditempatkan di lereng salah satu gunung yang berada di daerah Yogyakarta yaitu gunung Merapi.

Dengan konsep ini monumen terletak di satu garis imajiner yang menghubungkan antara gunung Merapi, tugu Pal Putih, keraton Yogyakarta, panggung Krapyak, dan laut Selatan.

3. Alasan penamaan Yogya kembali.

Nama yogya kembali ini bukan hanya memiliki makna yang besar untuk Yogkarta saja, namun juga untuk Indonesia. Yang memiliki makna berfungsinya kembali pemerintahan Republik Indonesia dan ditariknya tentara Belanda dari Yogyakarta yang pada saat itu menjadi ibu kota Indonesia pada tanggal 29 juni 1949. Serta kembalinya presiden Soekarno dan wakil presiden Mohammad Hatta.

4. Terdapat tandu asli milik panglima besar jendral Sudirman.

Jendral Sudirman bergerilya memimpin peperangan melewati medan yang cukup berat menggunakan tandu saat menghadapi tentara Belanda yang dikarenakan sang jendral sakit paru-paru, namun beliau tetap ingin berjuang. Beliau bergerilya dari desa ke desa di yogya, Madiun, sampai Kediri.

5. Diorama-diorama yang bikin merinding.

Di dalam museum tersebut di lantai dua tepatnya terdapat diorama-diorama yang membuat bulu kuduk merinding.Tapi bukan merinding karena seram ya. Jika kita masuk kedalam museum tersebut lalu melihat diorama, seakan kita sedang melihat dengan mata kepala sendiri secara langsung momen momen yang terjadi saat itu.

Seakan kita adalah bagian dari saksi sejarah hari itu. Diorama-diorama tersebut menyajikan bentuk perjuangan diplomasi dan fisik para pemimpin perjuangan Indonesia kala itu.Salah satu diorama ada yang menggambarkan ketika panglima besar jendral Sudirman melapor kepada presiden republik Indonesia tentang perang gerilya.

Ada juga diorama yang menggambarkan saat serangan umum 1 Maret yang terjadi di Pangurakan di sebelah utara alun-alun. Ada pula diorama yang menggambarkan ketika jendral Sudirman kembali ke Yoyakarta, terlihat di gambar itu ada presiden Soekarno, wakil presiden Mohammad Hatta, panglima besar jendral sudirman, TB Simatupang, dan juga Suharto.

Demikianlah beberapa poin yang Anda harus ketahui tentang museum monumen Yogya kembali. Semoga bermanfaat.

shares
Customer Support